SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA.. JIKA SAUDARA/I TERBANTU DENGAN BLOG INI SILAHKAN DI SHARE (CANTUMKAN SUMBERNYA YAA) MOHON UNTUK TIDAK SPAM DI KOMENTAR.. GOD BLESS YOU ALL

Telusuri

Showing posts with label Kesaksian. Show all posts
Showing posts with label Kesaksian. Show all posts

0 KESAKSIAN "KISAH SEORANG WANITA BERUSIA 76 TAHUN YANG MEMENANGKAN BANYAK JIWA"

Tuesday, 15 December 2015
SHALOM SAHABAT BLOG SEMUA...

Ethel Hatfield berusia 76 tahun. Karena ingin melayani Tuhan, ia bertanya kepada pendeta di gerejanya, apakah ia boleh mengajar Sekolah Minggu.
Akan tetapi, pendeta tersebut berkata bahwa Ethel mungkin sudah terlalu tua! Ia pulang ke rumah dengan hati sedih dan kecewa...Kemudian suatu hari, ketika Ethel sedang merawat kebun mawarnya, seorang mahasiswa keturunan China dari kampus yang ada di dekat situ berhenti untuk mengomentari keindahan bunga-bunga mawarnya.
Ethel menawarkan secangkir teh. Ketika mereka sedang bercakap-cakap, Ethel berkesempatan untuk bercerita mengenai Yesus dan kasih-Nya. Keesokan harinya mahasiswa tadi datang bersama mahasiswa lain, dan itulah awal pelayanan Ethel. Ethel merasa sangat senang dapat membagikan Injil Kristus kepada mahasiswa-mahasiswa tersebut, karena ia tahu bahwa Dia memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan.
Injil adalah "kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya" (Roma 1:16). Justru karena Ethel sudah tua, para mahasiswa keturunan China itu mendengarkannya dengan rasa hormat dan penghargaan.
Ketika ia meninggal, sekitar 70 orang keturunan China yang sudah menjadi orang percaya berkumpul di upacara pemakamannya.
Mereka telah dimenangkan bagi Kristus oleh seorang wanita yang dianggap terlalu tua untuk mengajar kelas Sekolah Minggu! TAK SEORANG PUN TERLALU TUA UNTUK MENJADI SAKSI KRISTUS.
Beritakan Kabar Baik, Kabar Keselamatan, Yesus berjanji "akan menyertai kita sampai kepada akhir zaman" (untuk orang-orang yang memberitakan Injil).


Temukan saya di :

1. Facebook klik >> Add saya dong...
2. Twitter klik >> Follow me


TUHAN YESUS MEMBERKATI
Read more

0 Kesaksian Majed El Shafie ex-Muslim Mesir yang diselamatkan Yeshua "Freedom Fighter" Majed El Shafie

Thursday, 19 June 2014
SHALOM SAHABAT BLOG SEMUA...

Yohanes 8:12 - Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."

Banyak orang di Timur Tengah, yang bahasa Arab adalah bahasa ibu mereka, sedang mengalami pengalaman nyata kebenaran isi Alkitab, Yeshua menampakan diri-Nya dan melakukan mujizat-mujizat yang luar biasa. Pengalaman pribadi Majed El Shafie, seorang mahasiswa hukum lahir dan besar di Mesir adalah suatu kesaksian bahwa Alkitab adalah Firman Elohim dan Yeshua adalah Elohim Yang Mahakuasa.
Tulisan kesaksian di bawah ini adalah kumpulan dari beberapa sumber. Semoga menjadi berkat bagi setiap orang yang membaca dan menyaksikan video kesaksian ini.

Tujuh hari siksaan yang sangat berat di penjara yang paling ditakuti di seluruh Mesir tidak membuat iman kepada Yeshua dari Majed El Shafie gugur, sebaliknya siksaan berat tersebut memacu dirinya untuk menolong orang-orang Kristen yang teraniaya di seluruh dunia. Majed saat ini adalah pendiri One Free World Ministires yang berpusat di Toronto, Kanada.

Majed terlahir di sebuah keluarga Muslim sangat terpandang di Kairo, ibukota Mesir. Bapanya dan saudara laki-lakinya adalah para penasehat hukum yang sukses dan pamanya bekerja sebagai Hakim Mahkamah Agung, Majed sendiri adalah seorang yang mahasiswa hukum sebelum ia pindah dari Islam dan menjadi seorang Kristen.

”Ketika kamu lahir kedalam sebuah keluarga seperti ini, kamu memiliki banyak buku tentang hukum, keadilan dan kebebasan,” Majed mengawali kesaksiannya.

Pada tahun ketiga pada kuliah ilmu hukumnya di Alexandria, Majed terkejut mengetahui adalnya hukum yang melarang pembangunan gedung-gedung gereja, namun mengijinkan membangun bar-bar dan diskotik-diskotik. Dan hukum itu juga melarang merenovasi bangunan-bangunan gereja kuno. Orang-orang Kristen diperlakukan lebih buruk dari masyarakat-masyarakat kelas dua.

[Mesir, dan negara-negara Afrika Utara, adalah negra-negara mayoritas Kristen sebelum orang-orang Islam merebut negara tersebut dengan pedang].

Terpukul oleh ketidak toleransian yang tidak masuk akal tersebut, ia mulai mencurigai ajaran Islam dan bertanya kepada dirinya sendiri, ”Mengapa ada pengainayaan terhadap pengikut ajaran Kristianiti?” Sebagai seorang calon sarjana hukum, dan di besarkan dalam keluarga yang selalu berurusan dengan masalah hukum, ia berkesimpulan: “Musuh mencoba untuk menutupi sesuatu, ada sesuatu yang disembunyikan.” Pencarian kepada keadilan dan kebenaran mulai berlangsung dalam jiwa mahasiswa hukum ini.

Majed menghubungi teman baiknya, Tamer, seorang Kristen, menanyakan pertanyaan yang sama, “Tamer, kenapa ada penganiayaan terhadap orang-orang Kristen?”

Teman takut hubungan persahabatan mereka menjadi terpecah karena pertanyaan tersebut, maka ia memberikan Alkitabnya, dan berkata, ”Pada kitab ini, kamu dapat menemukan jawaban-jawaban untuk setiap pertanyaan yang kamu miliki.”

Saat pertama kali Majed membuka Alkitab tersebut ia membaca Injil Yohanes pasal 8 cerita tentang bagaimana Yeshua menangani kasus seorang wanita yang tertangkap basah saat berzinah, ”Saya temukan bahwa Alkitab berisi tentang keadilan, kasih dan pengampunan, lebih dari sekedar tentang hukum.” ia berkata. ”Ini adalah pertaman kalinya saya melihat pengampunan sejati.”

Sejak itu ia mulai membaca Alkitab bersamaan dengna Kuran untuk memperbandingkan keduanya. Hampir setahun kemudian, ia datang kepada Tamer dan berkata, ”Tamer, saya sekarang tahu apa itu Kristianiti. Kristianiti bukanlah suatu agama. Kristianiti bukanlah pergi ke gereja setiap minggu dan bernyanyi “Haleluya,” “terpujilah YAHWEH” dan begitu lagi sampai Minggu depan. Kristianiti adalah suatu hubungan intim bersama Elohim. Saya percaya dan mau menerima Yeshua ke dalam hatiku.”

Majed berpindah ke dalam keyakinan Kristianiti dan memulai mengorganisasi jemaat bawah tanah yang telah menarik 24.000 (dua puluh empat ribu) jemaat hanya di dalam dua tahun saja. Ini benar-benar gereja bawah tanah, sebab mereka mengadakan ibadah mereka di goa-goa dipinggiran kota Alexandria.
Sementara ia memimpin gereja bawah tanah tersebut, ia berdiri melawan dua Goliat; hukum pemerintah yang tidak adil dan ajaran Kuran, yang dipakai pemerintah untuk membenarkan menganiaya para Kristen melalui bukunya.

Tahun 1998, pagi-pagi sekali lima tentara dan dua polisi mendobrak pintu rumahnya dan membawanya ke kantor polisi untuk diintrogasi, polisi mencoba mendapatkan dari Majed nama-nama orang Kristen yang berhubungan dengan dirinya. Majed menolak. Polisi mengancam: ”Jika kamu ingin bermain keras, kami dapat bermain keras!”

Dia segera digiring ke Penjara Abu Za’abel di Kairo, suatu tempat yang dikenal di Timur Tengah sebagai ”Neraka di Bumi.” Dia dipenjara dengan tuduhan perkara membangkitkan revolusi, mencoba merubah agama Mesir dari Islam menjadi Kristianiti dan ”menyembah dan mengasihi Yeshua Ha Mashiah.”

Di Abu Za’abal, nama dan indentitas resminya diganti, agar keluarga dan organisasi kemanusia tidak bisa menemukan dirinya; ini adalah praktek umum petugas penjara tersebut.

Sementara ia dipenjarakan, petugas penjara mengancam. Pada hari yang sama mereka membawa Majed ke bagian bawah penjara dan menyiksa dia selama tujuh hari berturut-turut; setiap hari tingkat siksaan semakin berat.

Pada hari pertama, kembali mereka bertanya siapa nama-nama rekan Kristennya. Majed tetap tutup mulut untuk hal itu. Maka mereka membotaki kepalanya dan menguyurnya dengan air panas dan kemudian air yang sangat dingin. Majed tetap tidak membuka rahasia

Hari kedua, mereka lalu menggantung dia terbalik, kaki diatas kepala dibawah. Dalam posisi seperti ini ia dipukuli dengan ban pinggang, disunduti oleh rokok yang membara dan jempol kuku kakinya dirusak. Majed tidak terguncang.

Hari ketiga, ia dibawah ke sebuah sel dan sementara ia berada di sana dengan segala lukanya, mereka memasukkan tiga anjing ke dalam sel penjara tersebut. Anjing-anjing ini adalah binatang yang telah dilatih untuk menyerang manusia dan memakan daging manusia.

Ketika ia melihat tiga anjing digiring ke kamar selnya, ia pergi kepojok sel dan duduk disitu menutup wajah dengan tangannya menantikan penderitaan yang akan menimpa dirinya.

Anjing-anjing semakin dekat, namun tiba-tiba keajaiban terjadi, ia tidak lagi mendengar suara-suara mereka. Ia tidak mengerti, apa yang sedang terjadi, maka, “Saya angkat kedua tanganku dari mukaku untuk melihat apa yang sedang terjadi.” Ternyata ketiga anjing tersebut hanya duduk-duduk saja, sekalipun tuan mereka memerintahkan untuk menyerang. Merasa tidak percaya apa yang petugas ini saksikan, ia membawa ketiga anjing itu keluar dan meminta kepada rekannya tiga anjing yang lain. Ternyata peristiwa mujizat itu berulang lagi, bahkan seekor anjing menghampirinya dan mulai menjilati mukanya. [Telah diketahui umum, luka-luka pada kulit akan sembuh segera melalui air liur anjing]. Mereka melihat mujizat Elohim di depan mata mereka terjadi pada pemuda Kristen ini.

Hari keempat, petugas nomor 27, orang yang tinggi besar, memasuki selnya dan berkata, “Dengarkan, berikan nama-nama teman kamu dan saya akan melepaskanmu. Saya akan berikan kamu apa saja yang kamu mau, rumah besar, mobil baru, wanita-wanita cantik? Akan saya berikan!

”Saya terima tawaran kamu!” Majed berkata, ”Namun pertama-tama, saya belum makan selama tiga hari, bawalah makanan dan setelah itu kita bisa bicara.” Ia mendapat makanan.

”Sekarang kamu beri saya tahu nama orang-orang yang bekerja denganmu?” petugas itu berkata.

”Dengar, kelompok kami adalah kelompok yang sangat besar. Saya tidak bisa memberikan semua nama mereka dan saya sendiri tidak bisa mengingat semuanya. Namun, saya akan memberikan nama ketua kami. Kamu bisa tangkap dia dan dia bisa memberikan dengan tepat nama semua anggota.”

”Saya pikir kamu adalah pemimpinya.”

”Bukan tuan, saya hanyalah seorang pelayan,” 

Majed menjawab :
”Nama ketua kami adalah Yeshua Ha Mashiah. Jika Anda bisa menangkap-Nya, tangkaplah.”

Penjaga nomor 27 ini marah besar. Ia menempeleng Majed sehingga terlempar ke tembok dan memerintahkan rekannya untuk membawa Majed ke ruang lainnya untuk … di salibkan.

“Dalam penghinaan terakhir, para penjaga mencabut pakaianku, lalu mengikat kedua tangan dan kakiku serta leherku ke sebuah balok salib dan membiarkan saya tergantung di kayu salib tersebut selama dua dan setengah (2,5) hari. Diakhir 2,5 hari tersebut, mereka menoreh-noreh bahu sebelah kananku dengan pisau, lalu menaruh lemon (jeruk nipis) dan garam pada daging yang robek tersebut.”

Majed kehilangan kesadarannya, dan ketika ia terbangun ia ternyata ada dirumah sakit. ”Hanya satu hal yang saya ingat saat itu adalah rasa dan bau dari darahku sendiri,” Majed mengingat.

Ia sungguh kehausan saat itu, lalu dalam penglihatan malam, ia melihat Adonai Yeshua datang kepadanya dan memberi minum dari tangan-Nya dan berkata, “Jika kamu minum air-Ku, mengapa kamu masih butuh air yang lain?” Seminggu kemudian dia pulih total.

Seorang penjaga penjara di rumah sakit itu memberikan informasi kepadanya bahwa langkah berikutnya ia akan ada dieksekusi, jadi ia melarikan diri melalui sebuah jendela belakang rumah sakit.

Pemerintah mengumumkan fatwa 100.000 dollar hadiah bagi kepalanya, ”Wajahku munjul di TV dan di koran-koran, jadi saya tahu bahwa saya tidak dapat tetap tinggal di Mesir,” katanya.

Dengan mengendarai sebuah jet ski ia melintasi Laut Merah, menyeberangi Padang gurun Sinai dan menyerahkan dirinyatah Israel, dimana di Israel yang ditahan selama 16 bulan sementara PBB dan Amnesty Internasional menyelidiki ceritanya sebelum pada akhirnya ia dianugrahi status pengungsi politik dan berimigrasi ke Toronto, Kanada.

Pada kesaksian ini ia berkata, ”Semua hal ini telah merubah kehidupanku. Saya sekarang tidak akan menyerah sebab saya tahu banyak orang sedang melalui itu (aniaya berat yang ia juga pernah alami).” – Setiap tahun, 165,000 orang Kristen dibunuh karena iman-iman mereka, ia memberi gambaran.

Yohanes 8:12 - Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."


Temukan saya di :

TUHAN YESUS MEMBERKATI
Read more

0 Kesaksian Suwantono Tanadi "Mujizat itu nyata"

Friday, 13 June 2014
SHALOM SAHABAT BLOG SEMUA...

Matius 7:11 - Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Foto dibawah artikel ini ,diambil sekitar tahun 2002. Saya menderita penyakit kulit tersebut sekitar 7 tahun yang lalu lamanya. Saya menerima Tuhan Yesus sekitar 13 tahun yang lalu. Awalnya, penyakit yang saya derita ini sejenis penyakit kulit yang umumnya disebabkan oleh alergi makanan. Saya kerap kali mengunjungi dokter-dokter umum, sampai pada dokter spesialis bagian kulit dan sinshe.

Awalnya saya berpikir dengan ke dokter spesialis kulit aja saya bisa sembuh, rupanya tidak, kondisi yang parah mengharuskan saya berobat ke luar negeri untuk mendapatkan suntikan sejenis antibiotic. Dan seringkali penyakit saya sembuh seketika. Tetapi kesembuhan saya juga tidak berlangsung lama. Hanya sekitar 1 bulan lamanya. Keadaan seperti ini membuatku depresi, sehingga saya harus mengkonsumsi obat tenang dan obat tidur.

Saya menghabiskan sebagian besar hari-hari saya didalam rumah, didalam ruangan ber-AC, sebab jika saya keluar dari ruangan tersebut, tubuh saya yang bernanah akan dihinggapi lalat. Kunjungan ke dokter umum sampai dokter spesialis telah menjadi kegiatan sehari-hariku. Saya telah berobat kepada 10 lebih dokter di dalam negeri maupun luar negeri.

Saya juga telah memeriksa bagian organ dalam tubuh saya, apakah ada masalah didalamnya. Tetapi hasil LAB tidak menemukan adanya masalah didalamnya. Berbagai obat dari medis sampai yang tradisional pun telah saya coba, termasuk meminum sari dari 28 ekor kecoa tangkapan dari selokan. Saya sempat menjadi vegetarian selama beberapa waktu yang disebabkan oleh alergi makanan.

Dalam keadaan yang terparah saya, dimana mata saya tidak bisa dibuka karena bengkak dan infeksi karena sekujur tubuh saya dipenuhi dengan nanah atau infeksi. Wajah, tangan, telinga, sampai ke dada dipenuhi dengan lumuran nanah bercampur darah. Dalam keadaan seperti ini, saya sadar bahwa saya harus mencari tabib segala tabib dan dokter segala dokter, Tuhan Yesus. Saya sangat membutuhkan kesembuhan Ilahi.

Secara lahiriah saya mempunyai tampang yang mengerikan, dan di dalam Tuhan ada janji kesembuhan melalui bilur-bilurNya. Ini semua tergantung saya, apakah saya akan tetap memilih hidup dalam kesedihan fakta kehidupan ini yang sangat memungkinkan berakhir di sebuah kata yang bernama “kematian” atau berpengharapan pada Kristus yang memberi “kehidupan” dan kesembuhan. Kita pastinya akan memilih kehidupan. Tetapi kehidupan hanya bisa diterima dengan Iman yang menuntut kita untuk mempercayai apa yang tidak kelihatan yang adalah janji Tuhan.

Disaat seperti ini, kita berkewajiban memaksakan akal budi dan pikiran kita untuk sesuatu yang tidak kelihatan yang bernama Iman didalam Kristus.

Singkat cerita, sebulan sebelum hari pernikahan saya. Saya khawatir. Saya berpikir, “ jangan-jangan di hari pernikahan saya, muka saya tetap hancur seperti ini. Seperti yang telah terjadi di hari pertunangan saya, muka saya dalam keadaan bernanah”. Apakah ini akan menjadi pernikahan dengan tema “The Beauty and The Beast”?

Tuhan memberi hikmat kepada saya yaitu, inilah saatnya saya harus bergantung pada kekuatan Roh Kudus yaitu penolong yang Bapa kirimkan, yang hidup didalam kita, orang percaya. Saya mulai bersaat teduh teratur di pagi hari dan berdoa puasa untuk kesembuhan saya. Akhirnya, suatu malam Roh Kudus memberi penglihatan dan pendengaran kepada saya sekitar jam 2.30 pagi hari, Roh Kudus menampilkan kejadian 8 tahun lalu dimana saya menegur teman seiman saya tentang berdoa sebelum makan.

Saya merasa bertele tele kalo teman seiman saya karena mereka kerap kali berdoa sebelum makan walaupun makanan yang akan mereka makan hanyalah snack/makanan ringan . Pada saat kita makan bersama disatu rumah makan hanya saya sendiri yang tidak ikut serta dalam doa sebelum makan, saya meleletakkan makanan yang disajikan, saya taruh dipiring mereka dengan maksud bercanda. Sekarang saya yakin pasti Tuhan melihatnya pada saat itu. Itulah yang ditampilkan roh kudus kepada saya seperti penanyangan video clips dimana saya dapat melihat diri saya sendiri dengan jelas melakukan perbuatan yang tidak baik dengan angkuhnya dihadapan Tuhan. Setelah Roh kudus selesai berbicara kepada saya, saya berlutut dan berdoa sekitar jam 3 pagi. Saya mengakui kesalahan-kesalahan saya.

Roh kudus berkata kepada saya, bahwa seharusnya saya dapat sembuh lebih awal, tidak sampai sekarang baru mendapatkan kesembuhan. Ini dikarenakan saya dulu tidak peka atau tidak bergantung pada roh kudus. Sekarang baru sadar betapa pentingnya kita harus bergantung pada roh kudus. Pada saat saya bergantung pada roh Kudus, barulah saya bisa mendengar apa yang dikatakan Roh kudus kepada saya. Saya bertanya pada Tuhan. Bagaimana supaya saya bisa menerima kesembuhan dari Nya? Roh Kudus berkata kepada saya untuk meminta maaf kepada teman seiman saya tentang pertentangan saya mengenai doa sebelum makan. Mungkin mereka semua telah lupa atas kejadian itu. Tetapi Tuhan mengharuskan saya untuk meminta maaf atas kejadian itu kepada mereka.

Dan saya melakukannya. Setelah meminta maaf, diperlukan suatu iman untuk menerima kesembuhan dari Tuhan. Dengan iman saya imani bahwa saya telah disembuhkan Tuhan sepenuhnya walaupun secara fisik belum. Pada malam hari saya diliputi kekhawatiran (iman saya goyah). Seperti biasanya saya mengkonsumsi obat tidur sebelum tidur. Saya keluar dari kamar saya, untuk mendapatkan obat tidur saya di kulkas. Sewaktu saya mendapatkan obat tidur saya., saya ditegur oleh Roh Kudus dengan suara yang keras,” mengapa tidak sedikitpun engkau percaya kepada-Ku?”

Saya terkejut, saya seketika sadar bahwa iman saya sedang dipantau Tuhan. Akhirnya, saya membuang obat tidur saya, sebagai suatu tindakan iman saya. Lalu saya pergi tidur. Keesokkan harinya, saya mendapatkan muka saya membaik tanpa bantuan obat apapun. Dan lusanya saya dinyatakan sembuh total, tanpa bekas dimuka saya. Sampai sekarang saya mengalami kesembuhan Ilahi dan tentunya tanpa tergantung pada obat alergi, antibiotic dan obat tidur”

Puji syukur kepada Tuhan, saya tidak salah memilih keputusan untuk percaya pada Kristus melalui Iman yang walaupun dunia melihat ini adalah suatu kebodohan karena memilih percaya pada sesuatu yang tidak kelihatan, tetapi perbuatan saya yang dianggap bodoh oleh dunia karena tetap memilih Kristus akhirnya mengijinkan saya untuk hidup didalam kesembuhan, kemenangan, dari kasih karunia kepada kasih karunia berikutnya.

Dan akhirnya pada hari pernikahan saya, pada tanggal 16-12-2008, muka saya dalam keadaan baik-baik sampai sekarang.

Matius 15:28 - Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Roma 12:12 - Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Yakobus 5:16 - Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Lukas 11:13 - Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."


lihat video nya di http://www.youtube.com/watch?v=MLwlWg3ms7Q

Temukan saya di :

TUHAN YESUS MEMBERKATI
Read more

0 Kesaksian Angelina Zambrano

SHALOM SAHABAT BLOG SEMUA...

Kerajaan Surga & Neraka, dan Kedatangan Kristus by Angelica Zambrano aka.23 Horas Muertra www.divinerevelations.info/indonesia/

From video Interview, originally in Spanish, minimally abridged
Location: El Empalme, Ecuador. Sept. 29, 2009
Selama periode 23 jam, seorang anak perempuan Ecuardo bernama Angelica diperlihatkan Kerajaan Surga dan Neraka, dan Kedatangan Kristus. Ia menyaksikan Yesus menangis ketika Ia melihat banyak sekali jiwa-jiwa yg hilang selamanya, sebuah dunia yg menolakNya, sebuah Gereja yg lebih kebanyakan tidak siap utk Dia, orang-orang yg telah berhenti bersaksi kpd yg terhilang, dan sebuah industri entertainmen yg menyeret anak-anak kpd setan. Ia menyaksikan banyak dari ikon budaya kita yg terpandang menderita di dalam Lubang neraka; penyanyi, entertainer/penghibur, dan juga seorang paus. Angelica juga diperlihatkan bagaimana Kerajaan Surga semua sudah dipersiapkan dgn begitu indah dan siap, sebuah tempat mulia yg tak terbayangkan, di mana tidak ada kejahatan. Walaupun Yesus HANYA datang kembali utk Orang-orang Kudus, dan banyak dari anak-anak Tuhan TIDAK akan siap pada hari itu, dan akan tertinggal di dunia yg akan berantakan.

Maxima (the Mother) : Namaku Maxima Zambrano Mora dan kami menghadiri Gereja "Casa de Oracion" di El Empalme. Kami berpuasa selama 15 hari, dan berseru kepada Tuhan. Anak perempuanku Angelica juga ikut bergabung. Selama lima belas hari puasa itu, aku dapat melihat melampaui hal biasa, yg mana aku tak pernah melakukannya sebelumnya. Kami berdoa dan berpuasa di retret, dan bahkan terus berdoa dan berseru di rumah, menantikan Tuhan berbicara kpd kami.
Tuhan memberikan kami penghiburan. Karena cobaan-cobaan hidup, kami seringkali siap utk menyerah, tetapi Tuhan ada di sana utk menolong kami. Ia memberikan kami Yeremia 33:3 "Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui." Anak perempuanku telah tegas memintanya dari Tuhan, tanpa sepengetahuanku.
Angelica (The daughter) : Namaku Angelica Elizabeth Zambrano Mora. Aku 18 tahun, dan belajar di " Colegio José María Velazco Ibarra", di El Cantón, El Empalme, Ecuador. Aku menerima Kristus pertama kali ketika saya 12 tahun, tetapi aku berkata kpd diriku sendiri, "Tdk ada seorangpun dari teman-temanku yg evangelikal/injili dan saya merasa aneh di tengah-tengah mereka", jadi aku pergi menjauh dari Tuhan, dan hidup dgn kehidupan yg buruk dan mengerikan. Tetapi Tuhan mengangkatku keluar dari sana. Di ulang tahunku yg ke-15, aku berdamai dgn Tuhan, tetapi aku masih mendua hati. Alkitab mengatakan, "Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya." Yakobus 1:8 dan aku salah satunya. Ayahku akan berkata,"Engkau tak usah menjadi seperti itu, itu kelihatan buruk, itu salah." tetapi aku akan menjawab, "Ini caraku, dan aku mau jadi apa, tidak seorangpun harus mengatakan kpdku bagaimana aku seharusnya, ataupun apa yg harus aku lakukan, ataupun bagaimana aku harus berpakaian, atau bersikap." Ia akan menanggapi, "Tuhan yg akan berurusan dgnmu. Ia yg akan mengubahmu."
Saat ulang tahunku ke-17, aku datang mendekat kpd Tuhan. Bulan April tgl 28 aku datang kpdNya dan berkata, "Tuhan, ampuni aku. Aku mau Engkau menulis namaku di Buku Kehidupan dan menerimaku sebagai anakMu." Aku bertobat dan memberikan kembali hidupku kpd Tuhan. Aku berkata, "Tuhan, aku mau Engkau mengubahku, utk membuat perbedaan di dlmku." Aku menangis dgn seluruh hati, meminta Tuhan utk mengubahku. Tetapi, waktu berlalu aku tidak merasakan perbedaan. Perbedaan satu-satunya hanyalah aku mulai menghadiri gereja, membaca Alkitab dan berdoa. Hanya itu yg berbeda di dlm hidupku.
Kemudian, di bulan Agustus, aku diundang utk berpuasa selama 15 hari. Aku memutuskan utk ikut, tetapi sebelum masuk aku berkata, "Tuhan, aku mau Engkau berurusan dgnku di sini." Selama berpuasa, Tuhan berbicara kpd hampir setiap orang, kecuali aku! Itu seolah-olah Tuhan tidak melihatku, dan itu menyakitkan. Aku akan berdoa, "Tuhan, bukankan Engkau akan berperkara dgnku?" Aku akan menangis sendiri dan meneruskan, "Tuhan, apakah Engkau mengasihiku? Apakah Engkau di sini? Apakah Engkau dgnku? Mengapa Engkau tdk berbicara kpdku seperti yg Engkau lakukan kpd yg lain. Engkau berbicara ttg banyak hal kpd org lain, bahkan kata-kata nubuatan, tetapi tdk kpdku." Aku meminta tanda bahwa Ia bersamaku, dan Tuhan memberikanku Yeremia 33:3, "Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui." Aku berkata, "Tuhan apakah Engkau baru berbicara dgnku?" Karena aku mendengar suaraNya jelas dan mendapat penglihatan kata-kata tertulis di Yeremia 33:3.
Aku berkata Tuhan, "Tuhan, apakah itu utkku?" Aku menyimpannya utk diri sendiri, sementara orang-orang lain bersaksi apa yg Tuhan berikan kpd mereka dan apa yg mereka lihat. Tetapi aku menyimpannya rahasia dan hanya akan merenungkan kata-kata di : "Berserulah kepada-Ku" artinya berdoa, tetapi apa arti dari "hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami"? Aku berpikir, "Ini hanya bisa berarti surga dan neraka." Jadi aku berkata, "Tuhan, aku hanya mau Engkau memberitahukan surga, tetapi tidak neraka, karena aku telah mendengar itu adalah tempat yg menyeramkan." Tetapi aku kemudian berdoa dgn seluruh hati, "Tuhan jika ini kehendakMu utk menunjukkan apa yg Engkau harus lakukan, maka lakukanlah, tetapi ubah aku dahulu. Aku mau Engkau membuat perbedaan di dlmku; Aku mau berbeda."
Ketika kami selesai berpuasa, ada cobaan-cobaan dan kesulitan-kesulitan dan terkadang aku merasa lemah, tidak mampu terus berjalan dgn Tuhan. Tetapi Ia memberikanku kekuatan. Aku mulai mendengar suaraNya dan mengenalNya lebih baik. Kami menjadi teman baik. Tuhan adalah teman terbaik kita, Roh Kudus. Aku berkata kpdNya, "Tuhan Engkau adalah teman terbaikku. Aku mau mengenalMu lebih baik lagi," dan membagi seluruh pikiranku dgnNya.
Aku berpuasa selama bulan Agustus dan kemudian di bulan November, seorang hamba Tuhan datang ke rumah kami dan berkata, "Semoga Tuhan memberkatimu." Aku menjawab, "Amen." Lalu ia berkata, " Aku di sini membawa pesan dari Tuhan...engkau harus menyiapkan dirimu, karena Tuhan akan memberitahukanmu hal-hal yg besar dan perkasa yg engkau tidak ketahui. Ia akan memberitahukanmu Surga dan Neraka karena engkau memintanya, dari Yeremia 33:3" Aku bertanya, "Ya, bagaimana engkau tahu? Aku tidak pernah memberitahukan itu kpd siapapun." Ia menjawab, "Allah yg sama yg engkau layani dan sembah, Allah yg sama yg aku sembah itu yg memberitahukanku ttg semuanya."
Seketika kami mulai berdoa. Saudari-saudari dari gereja kami, dan yg lainnya dari keluargaku ada di sana dgn kami berdoa. Tetapi segera saat kami mulai berdoa, aku melihat surga terbuka. Jadi aku berkata, "Aku melihat surga terbuka, dan 2 malaikat turun ke bawah!" Pria itu berkata, "Tanyakan mengapa mereka di sini."
Mereka tinggi dan indah; dgn sayap-sayap yg indah. Mereka besar dan bersinar, dan kelihatan transparan, cemerlang seperti emas. Mereka mengenakan sandal kristal dan jubah kekudusan. "Mengapa engkau di sini?" Mereka tersenyum dan berkata, "Kami di sini karena kami membawa sebuah tugas utk dilaksanakan... Kami di sini karena engkau harus mengunjungi Surga dan Neraka dan kami tidak akan pergi sampai semua ini sudah selesai." Aku menjawab, "Baiklah, tetapi aku hanya mau mengunjungi surga, bukan neraka." Mereka tersenyum, dan tinggal di sana, tetapi tidak berkata apa-apa lagi. Setelah kami selesai berdoa, aku masih dapat melihat mereka di sana.
Aku juga mulai melihat Roh Kudus; Ia adalah teman baikku; Ia Kudus, Ia maha tahu; Ia hadir di mana-mana! Aku dapat melihatNya, transparan dan cemerlang bersamaan; dgn wajah yg cemerlang, aku dapat melihat senyumNya dan tatapanNya yg penuh kasih! Aku hampir tidak dapat menjelaskanNya, karena Ia lebih indah dari malaikat-malaikat. Malaikat-malaikat memiliki keindahan mereka sendiri, tetapi Roh Kudus jauh lebih indah dari mereka! Aku dapat mendengar suaraNya jelas, suara yg penuh dgn kasih, suara yg menggairahkan. Aku hanya tidak dapat menjelaskan suaraNya; suara seperti petir, tetapi jg bersamaan Ia akan berkata, "Aku menyertaimu." Jadi aku akan berjuang terus berjalan dgn Tuhan, walaupun cobaan-cobaan itu mengelilingi kami. Kami berjalan melalui masa-masa sangat sulit, tetapi juga menang di saat bersamaan. Aku berkata, "Tuhan, biarlah kehendakMu jadi." Aku terus menyadari malaikat-malaikat juga ada di sekolah, dan di dlm kelasku. Aku begitu senang, begitu sukacita karena sebenarnya aku dpt melihatnya!
Hamba Tuhan, yg mengunjungi rumahku, berkata kpdku utk bersiap-siap karena aku akan melihat Surga dan Neraka. Tetapi ia juga berkata kpdku sesuatu yg sulit. Ia berkata, "Engkau akan mati.” Itu bukanlah hal yg mudah ketika mendengarnya.
"Bagaimana aku akan mati? Aku begitu muda", aku bertanya. Ia menjawab,"Jangan kuatir ttg apapun, semua yg Tuhan lakukan sempurna, dan Ia akan membawamu kembali hidup, jadi engkau dapat bersaksi ttg Surga dan Neraka, itu yg Tuhan mau agar kita smua mengetahuinya." Aku berkata, "Amen, tetapi akankah aku ditabrak sebuah mobil, bagaimana aku akan meninggal?” Ide-ide datang dlm pikiranku, tetapi Tuhan berkata utk tidak kuatir, semuanya dlm kendali. Aku berkata, "Terimakasih, Tuhan!"
Pada tgl 6 November, setelah aku pulang ke rumah dari sekolah, malaikat-malaikat masih denganku, bahkan ketika memuji Tuhan. Mereka tidak akan berbicara kpdku; semua yg mereka katakan hanya, "Kudus, Kudus, Kudus, Haleluyah," memberikan kemuliaan, kehormatan dan pujian kpd Bapa kita di Surga. Roh Kudus di sana jg bersama para malaikat dan aku bersukacita. Banyak orang berkata bahwa injil itu membosankan, tetapi itu adalah tipuan besar dari setan utk mencegah orang-orang mencari hadirat Tuhan. Aku dulu juga percaya akan hal ini, tetapi setelah aku bertemu Tuhan dan Roh Kudus, aku tahu injil tidak membosankan, itu adalah pengalaman paling terindah yg engkau dapatkan di bumi!
Aku dpt melihat; bermain, dan bahkan berbicara dgn Roh Kudus. Tetapi para malaikat tdk akan berbicara kpdku, tetapi mereka akan memuji Tuhan. Aku akan berkata, "Roh Kudus datang bersama dgnku melakukan ini atau itu" dan Ia akan ada di sana. Aku dapat merasakan dan melihatNya.
Aku melihatNya ketika Ia bangkit dari kakiNya, dan bahkan akan menyiapkan tempat duduk utkNya. Walaupun banyak yg tdk dpt melihatNya, Ia ada di sini! Hubungan ini terus berjalan, tdk ada alasan utk menghentikannya, sekali engkau mengalaminya.. tdk ada hal yg membuatku ingin mundur. Ketika aku mempertimbangkan di mana Ia menarikku keluar dari keadaanku sebelumnya, aku begitu bersyukur atas anugrahNya, utk semua kasihNya kepada manusia dan kpdku!
Pada tgl 7 November, ketika aku dlm perjalanan kembali ke rumah, aku mendengar suatu suara berkata, "Siapkan dirimu, karena engkau akan mati hari ini," Aku tahu itu adalah Roh Kudus karena aku dapat melihatNya. Aku mengacuhkan suaraNya dan berkata, "Tuhan, aku tidak mau mati hari ini!" Tetapi Ia mengulanginya, "Siapkan dirimu, karena engkau akan mati hari ini!" Kali ini Ia berkata semakin keras dan dgn kekuatan yg lebih besar. Aku menjawab, "Tuhan, aku tahu itu Engkau yg berbicara kpdku; aku hanya minta dikonfirmasi dan setelah itu, lakukan kpdku sesuai kehendakMu. Aku akan melakukan apapun tugasMu, aku akan berserah, bahkan jika aku takut, karena aku tahu Engkau bersamaku dan Engkau hidup." Aku berdoa, "Biarlah orang yg Engkau pakai sebelumnya, membawa pesan ini kpdku. Biarkan ia ada di rumahku saat ini jg, sebelum aku sampai, dan biarkan ia mengatakan kpdku bhw hari ini saya akan meninggal." Tuhan tahu kehidupan masa lalu, sekarang dan masa depan kita, Ia tahu apa yg kuminta dari Dia. Jadi ketika aku tiba di rumah, hamba Tuhan itu sudah ada di sana.
Maxima : Ketika anak perempuanku tiba di rumah, kami ada di dapur. Ketika ia melihat hamba Tuhan ia berkata, "Semoga Tuhan memberkatimu." Orang itu menjawab, "Tuhan memberkatimu. Apakah engkau siap? Hari ini adalah hari Tuhan akan mengambilmu, pk.4 sore." Ia hanya berdiri di sana, terkagum bahwa Tuhan telah mengabulkan permintaannya.

Angelica : Ketika aku mendengarnya aku berkata, "Amen.. tetapi aku tidak mau mati, aku tidak dapat mati! Tidak, Tuhan, aku takut, sangat takut, takut sekali!" Hamba Tuhan itu berkata, "Mari kita berdoa supaya ketakutanmu pergi sekarang di dalam nama Tuhan." Aku berkata, "Amen" dan kami berdoa. Segera aku merasakan semua ketakukan itu meninggalkanku, dan sukacita yg tdk dpt dijelaskan datang, berpikir bahwa kematian adalah hal terindah yg dpt terjadi pd diriku! Aku mulai tersenyum dan tertawa sementara semua orang memperhatikanku. Mereka dapat melihatku yg tadinya cemas menjadi penuh sukacita. Aku tertawa, melompat dan bernyanyi.
Maxima : Anakku segera merasakan sukacita di dlm hatinya dan mulai mau makan. Ia sedikit makan dari kesemuanya, ia berkata, "Jika aku tidak kembali, paling tidak aku sudah makan dan aku kenyang.”
Angelica : Semua orang mulai tertawa dan bertanya, ” Mengapa kamu bersikap seperti ini daripada bersedih, kamu senang, kamu bersukacita?" Aku memberitahukan mereka, "Tentu saja: aku akan bertemu Tuhan, aku akan bersamaNya, tetapi aku tdk tahu jika aku akan kembali atau tidak jadi aku akan memberikan seluruh barang-barangku." Mereka semua menatapku dan bertanya, "Kamu akan memberikan seluruh kepunyaanmu?" Mata ibuku terbelalak terkejut!
Maxima : Anakku mulai memberikan barang-barangnya. Ia memberikan semuanya, semuanya! Saudari-saudari gereja kami bersama dgn kami seperti biasa, dan ia memberikan sesuatu kpd setiap satu dari mereka. Ketika aku bertanya maksudnya, ia berkata, "Jika aku kembali, mereka dapat memberikan semuanya kembali kpdku, tetapi jika aku tidak kembali, maka mereka dpt memiliki semuanya."
Angelica : Aku tdk dpt membayangkan bagaimana sedihnya yg ibuku rasakan ketika aku berkata seperti itu. Tetapi aku merasa begitu bahagia yg membuatku mulai memberikan seluruh barang-barang : pakaianku, tempat tidurku, handphoneku, semuanya, dengan satu kondisi : jika aku kembali, semuanya harus kembali kpdku. Mereka semua mulai tertawa.
Maxima : Ia sangat bertekad, tetapi sebagai ibu, aku merasa begitu menderita. Itu tidaklah mudah. Aku bertanya-tanya, "Tuhan ketika saatnya datang, bagaimana itu akan terjadi?" Aku tidak dpt mengerti. Ketika mereka mulai berdoa, aku sedang mengatur barang-barang di rumah. Mereka berkata, "Saudari, mari berdoalah." Tetapi saya menjawab, "Engkau lanjutkan dulu, aku akan bergabung dgnmu sebentar lagi. Biarkan saya selesaikan tugas ini dulu."
Angelica : Mereka semua memandangiku ketika kami berdoa. Aku berdoa, "Tuhan, aku mau melakukan kehendakMu. Engkau bukan manusia yg dapat berbohong atau bertobat, aku tahu Engkau nyata. Jika aku akan membuatMu gagal, maka itu yg terbaik jika Engkau membawaku dgnMu; tetapi jika aku melakukan kehendakMu, maka bawa aku kembali tetapi tolong aku utk mengatakan kebenaran, siapkan aku, tolong aku utk berkotbah dan berkata kpd orang-orang utk bertobat." Itulah doa terpendekku. Aku mengatakan ini kpd hamba Tuhan itu dan berkata, "Jangan katakan ibuku apa yg aku katakan kpd Tuhan." Ia menjawab, "Aku tidak akan mengatakannya sekarang, tetapi ketika Tuhan membawamu, aku akan mengatakan kpdnya." Kami melanjutkan berdoa dan membuat lingkaran berdoa bersama.
Maxima : Pk. 3:30 sore, Tuhan memberitahukan hambaNya utk mengurapi anakku. Jadi beberapa dari kita pergi ke kamar dan mengurapinya. Ia memberikan kami 2 menit utk mengurapinya menyeluruh, dari rambutnya ke bawah, semua, seluruh tubuhnya. Ia penuh diurapi.

Kematian
Angelica : Ibuku dan saudari gereja lainnya, Fátima Navarrete, mengurapiku dgn minyak. Tetapi ketika mereka mengurapi aku, aku merasa sesuatu melingkupiku, seperti sebuah kaca yg menyelubungiku. Itu sulit dijelaskan, aku merasa dilingkupi oleh sesuatu seperti baju baja, dan aku tidak dapat menjelaskan bagaimana aku dilingkupi Setelah itu, ketika mereka mencoba utk menyentuhku, mereka tidak dpt lagi.
Maxima : Ketika kami berdoa bagi Angelica, aku mencoba utk menaruh tanganku pdnya, tetapi aku tidak dapat menyentuhnya! Ia memiliki sesuatu yg menyelubungi sekelilingnya. Selubung ini mulai dari atas kepalanya hingga kakinya, sekitar 30cm. Itulah yg paling mengejutkanku. Aku menaruh tanganku pd orang-orang sebelumnya, di dalam ibadah gereja, tetapi sesuatu seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya! Aku berkata, "Oh, sesuatu pasti terjadi," dan aku mulai berdoa dan mengucap syukur kpd Tuhan. Tiba-tiba, aku merasakan sukacita yg besar. Kesedihan dlm hatiku lenyap, rasa sakit itu lenyap, dan aku sekarang merasa sukacita dan bahagia! Kami meneruskan berdoa dan sekitar jam 4:00 sore, anakku terjatuh di lantai.
Angelica : Selama berdoa, aku merasa sulit bernafas; aku tidak dapat bernafas. Aku merasakan sakit di paru-paruku dan di dlm jantungku. Aku merasa darahku tidak mengalir, dan rasa sakit yg hebat di seluruh tubuhku. Yg bs aku katakan adalah, "Tuhan, berikan aku kekuatan, berikan aku kekuatan!" karena aku merasa aku tidak dapat melanjutkan. Aku tdk punya kekuatan, ia telah meninggalkanku! Ketika aku melihat ke surga, dalam alam roh, tidak dgn mata jasmaniku, aku melihat surga terbuka. Aku melihat para malaikat, bukan 2 ataupun 10, tetapi berjuta-juta berkumpul bersama. Di tengah-tengah jutaan para malaikat, aku melihat Terang, 10.000 kali lebih terang dari matahari. Dan aku berkata, "Tuhan, itu Engkau yg datang!"

Maxima : Ketika ia jatuh, kami mencoba utk memberdirikannya, tetapi ia tidak dpt berdiri sendiri. Kali ini, kami dpt menyentuhnya. Ia sedang berkata, "Berdoalah. Aku tdk punya kekuatan, Mama, aku tdk punya kekuatan dan aku merasa sakit." Pertamanya, ia merasa sakit di jantungnya, dan kemudian itu menjalar ke paru-parunya. Kami terus berdoa dan memohon kpd Tuhan. Tuhan mengambil hidupnya!
Tidak pernah sebelumnya di dlm hidupku aku melihat seorangpun mati. Aku harus melihat anak perempuanku, ketika ia tersiksa! Itu tidaklah mudah sama sekali! Aku tdk dpt mengerti kata-kata terakhirnya, dan pd akhirnya ia berhenti. Aku menaruh tanganku di wajahnya, dan sebuah kaca di mulutnya, utk melihat jika ia bernafas. Ia tdk memiliki nafas, ia hanya berdiri diam. Aku memegangnya, ia masih hangat, seperti normal. Aku mengambil sebuah kain dan menutupinya, dan dalam waktu singkat ia mulai menjadi dingin, sangat dingin. Rambutnya berdiri, seperti rambut orang mati, dan ia menjadi sedingin es.

Angelica : Yesus turun, dan aku merasa tubuhku sekarat. Ketika Yesus dan para Malaikat mendekat, aku merasa aku pergi, bahwa aku tidak lagi aku. Aku tidak lagi hidup, aku sedang sekarat, dan itu menyakitkan! Ketika tubuhku jatuh ke lantai, mereka sudah ada di sini. Rumahku penuh dengan malaikat, dan di tengah-tengah para malaikat aku melihat
Cahaya, lebih kuat dari matahari! Hal itu sangat sulit, aku merasa sakit luar biasa, ketika jiwa dan rohku sedang terkoyak.

Aku menangis dan menjerit, ketika aku melihat tubuhku di lantai. Aku bertanya,"Tuhan, apa yang terjadi? Apa yang terjadi?" Aku ingin menyentuh tubuhku dan mendapatkannya di dalam lagi, tapi ketika aku mencoba, rasanya udara menyambar : Aku tidak bisa menyentuhnya. Tanganku langsung melaluinya. Tak satu pun dari mereka yang berdoa di sana bisa mendengar aku! Dan aku berteriak, "Tuhan, tolonglah aku!"
Maxima: Suamiku tiba ketika kami sedang berdoa, dan dia melihat di sana. Tuhan memberiku kekuatan saat itu karena aku tidak tahu apa yang harus dilakukan. Rasanya seperti ia dalam keadaan koma, tapi aku tahu ia baik-baik, karena pekerjaan Tuhan. Jadi aku berkata "Tuhan, biarkan kehendakMu yg jadi."

Tuhan Yesus Kristus
Angelica : Pada saat aku mendengar suara Tuhan, suara yg indah dgn halilintar dan kasih, "Jangan takut, Putri, karena Aku Jehovah, TuhanMu, dan Aku telah datang utk menunjukkanmu apa yg telah Aku janjikan kpdmu. Bangkit, karena Aku adalah Jehovah, yg memegang tangan kananmu dan memberitahukanmu. Jangan takut, Aku akan menolong engkau." Tiba-tiba, aku bangkit. Aku telah berlutut sebelumnya, melihat tubuhku, ingin masuk kembali lagi tetapi tidak dapat. Ketika aku mendengar suaraNya, rasa takut telah meninggalkanku, dan aku tidak lg ketakutan.
Ketika aku mulai berjalan, para malaikat mulai membuka sebuah jalan. Ada sebuah cahaya yg kuat bersinar, dan ketika aku menatapnya, aku merasakan kedamaian. Ketika aku melihat, aku melihat seorang pria yg indah, elegan dan gagah perkasa. Terang terpancarkan daripadaNya. Terlalu banyak terang bagiku utk melihat wajahNya! Tetapi aku dapat melihat rambutNya yg indah cemerlang keemasan dan jubah putih dgn berikatpinggangkan emas yg lebar melintang di dadaNya. Terbaca, "RAJA SEGALA RAJA DAN TUHAN SEGALA TUHAN."
Aku melihat kakiNya, Ia mengenakan sandal keemasan yg berkilauan, cemerlang keemasan. Ia begitu indah! Ia mengulurkan tanganNya ke arahku. Ketika aku meraih tanganNya, itu bukan seperti ketika aku menyentuh tubuhku, tanganku tidak tembus melaluinya. Aku bertanya, "Apa yg terjadi?" Dan Ia berkata, "Aku akan menunjukkan kpdmu neraka, sehingga engkau akan kembali dan mengatakan kpd manusia bahwa neraka itu nyata dan Aku nyata." Ia berkata, "Putri, jangan takut" - Ia berkata lagi dan aku berkata, "Tuhan, itu hanya aku mau pergi ke surga, tapi tdk neraka, karena aku mendengar bahwa itu mengerikan!" Ia berkata, "Putri, Aku akan bersamamu. Aku tidak akan meninggalkan engkau di tempat itu dan Aku akan menunjukkanmu tempat itu karena banyak dari mereka tahu bahwa neraka itu ada, tetapi mereka tidak takut. Mereka percaya itu hanya permainan, bahwa neraka itu lelucon, dan banyak yg tdk tahu tentang itu. Karena itulah Aku menunjukkanmu tempat itu, karena lebih banyak mereka yg binasa daripada mereka yg masuk dlm kemuliaanKu." Ketika Ia berkata itu, aku dapat melihat air mata mengalir pd jubahNya. Aku bertanya pdNya, "Tuhan, mengapa Engkau menangis?" Ia menjawab, "Putri, karena lebih banyak mereka yg binasa, dan Aku akan memperlihatkanmu hal ini, sehingga engkau akan pergi dan memberitakan kebenaran itu, sehingga engkau tidak akan kembali ke tempat itu."

Neraka

Tiba-tiba, ketika Ia berbicara, semuanya mulai bergerak. Bumi berguncang dan terbelah, dan aku melihat sebuah lubang yg sangat gelap di bawahnya.
Kami berdiri di semacam batu dengan para malaikat mengelilingi kami. Aku berkata, "Tuhan, aku tidak mau pergi ke tempat itu!" Ia berkata, " Putri, jangan takut Aku menyertaimu." Dalam waktu sekejap kami menuruni lubang yg gelap itu. Aku mencoba utk melihat tetapi ada kegelapan yg sangat. Aku melihat lingkaran yg besar, dan mendengar berjuta-juta suara.
Aku begitu panas, aku merasa kulitku terbakar. Aku bertanya, "Tuhan, apa ini? Aku tidak mau pergi ke tempat ini!" Tuhan berkata ini hanyalah terowongan menuju neraka. Ada sebuah bau yg mengerikan, menjijikkan dan memabukkan, dan aku memohon Yesus utk tdk membawaku. Ia merespon, " Putri, ini perlu untukmu datang dan mengenal tempat ini." Aku menangis, "Tetapi mengapa, Tuhan, mengapa?" Dan Ia berkata, "Jadi engkau dapat memberitahukan kebenaran kpd umat manusia; umat manusia binasa, hilang, dan sedikit yg memasuki KerajaanKu." Ketika mengatakan hal ini, Ia menangis. Kata-kataNya menguatkan dan menghiburku, jadi aku melanjutkan berjalan.

Kami tiba di ujung sebuah terowongan, ketika aku melihat ke bawah aku melihat sebuah jurang maut diselimuti api yg menyala-nyala. Tuhan berkata " Putri, Aku memberikan ini kpdmu." Itu adalah sebuah penjilid besar dengan kertas-kertas kosong. " Putri, ambil pensil ini sehingga engkau dapat menulis semua yg Aku akan perlihatkan kpdmu, apa yg akan engkau lihat dan dengar. Engkau akan menulis semuanya ketika engkau mengamatinya, ketika engkau akan menjalaninya." Aku berkata, "Tuhan, aku akan melakukannya, tetapi aku sudah melihat begitu banyak, Tuhan. Aku melihat jiwa-jiwa yg tersiksa, dan api-api yg besar sekali."
Maxima : Waktu terus berlalu, dan anakku masih tergeletak di sana. "Tuhan, apa yg terjadi?" Air mata keluar dari matanya, tetapi ketika aku menghapusnya, maka akan keluar lagi. Aku meletakkan sebuah kaca di mulutnya utk melihat jika ia bernafas, tidak ada apa-apa. Kami mengecek nadinya, tidak ada. Kami meletakkan tangan di lambungnya, tidak ada. Hamba Tuhan itu berkata, "Tempat di mana dia ada, bukanlah tempat yg penuh dgn senyuman tetapi sebuah tempat penyiksaan."
Angelica : Aku memberitahukan Yesus, "Aku akan bersaksi bahwa neraka itu nyata, bahwa neraka ada, tetapi keluarkan aku dari sini sekarang!" Dan Ia menjawab, " Putri, kita bahkan belum memasuki tempat itu, dan Aku belum menunjukkan kepadamu apa-apa, dan engkau sudah mau Aku membawamu keluar dari tempat ini?” "Tuhan, tolong bawa aku keluar dari tempat ini," aku berkata. Lalu kami mulai menuruni ke dalam jurang maut itu! Aku mulai menangis dan menjerit, "Tuhan, tidak, tidak, tidak, tidak - aku tidak mau pergi!" dan Ia menjawab, "Engkau perlu melihat ini."
Aku melihat setan-setan yg mengerikan, dari semua tipe, keduanya besar dan kecil. Mereka berlarian begitu cepat, dan membawa sesuatu di tangan mereka. "Tuhan, mengapa mereka berlarian seperti itu dan apa yg mereka bawa?" Ia menjawab, " Putri, mereka berlari demikian karena mereka tahu waktu mereka telah habis, karena waktu begitu singkat utk menghancurkan umat manusia dan terutama umat-umatKu. Apa yg mereka bawa di tangan mereka adalah anak-anak panah utk menghancurkan manusia, karena setiap setan diberikan nama dan sesuai dgn nama yg diberikan kpd mereka, mereka memiliki sebuah anak panah utk menghancurkan org tsb dan membawanya ke tempat ini; tujuan mereka adalah menghancurkan org itu dan membawanya ke neraka." Dan aku melihat para setan-setan berlarian dan keluar menuju Bumi dan Ia memberitahukanku, "Mereka menuju Bumi utk membawa dan melemparkan manusia ke dlm tempat ini." Ketika Ia berkata hal ini, Ia menangis, Ia menangis dengan sangat. Ia menangis setiap saat dan aku jg menangis.
Maxima : Anakku mati selama 23 jam, tetapi aku tidak memberitahukan pihak yg berwajib. Aku berdoa, "Tuhan, aku akan menunggu selama 24 jam. Jika anakku tidak kembali dalam 24 jam, aku akan memanggil seorang dokter." Tetapi, Tuhan membawanya kembali sebelum waktu 24 jam itu habis.
Angelica : Tuhan berkata, "Apakah engkau siap utk melihat apa yg akan Aku tunjukkan kpdmu?" "Ya Tuhan," aku menjawab. Ia membawaku ke suatu sel di mana aku dpt melihat seorang pemuda yg tersiksa di tengah api. Aku memperhatikan sel itu disebutkan, walaupun aku tidak bs mengerti angka-angka itu, sepertinya mereka terhitung mundur. Ada sebuah plakat yg besar dlm sel itu, dan pria muda itu memiliki angka "666" pada dahinya. Ia juga memiliki plat logam yg besar bertahtakan di kulitnya. Cacing-cacing yg memakannya, tdk dapat merusak plat tsb; maupun juga nyala api yg membakarnya. Ia berteriak, "Tuhan, kasihanilah aku. Bawa aku keluar dari tempat ini. Ampunilah aku, Tuhan!" Tetapi Yesus menjawab, "Itu sudah terlambat, terlalu terlambat: Aku memberikanmu kesempatan-kesempatan dan engkau tidak mau bertobat."
Aku bertanya kpd Yesus, "Tuhan, mengapa ia ada di sini?" Lalu aku mengenalnya. Di bumi, pemuda ini mengenal Firman Tuhan, tetapi tiba-tiba ia berjalan menjauh dari Tuhan, lebih memilih alkohol, obat-obatan dan berjalan dlm jalan yg tidak benar. Ia tidak mau mengikuti jalan Tuhan. Yesus banyak memperingatkannya apa yg akan terjadi pdnya. Yesus berkata, " Putri, ia ada di tempat ini karena siapapun yg menolak firmanKu sudah memiliki seorang hakim : Firman itu yg Aku katakan akan menghakiminya di hari terakhir," Yohanes 12:48, lalu Yesus menangis.

Ketika Tuhan menangis, itu berbeda dari yg kita lakukan. Ia akan menangis dgn rasa sakit di dlm hatiNya dan Ia akan menangis sangat tersedu-sedu. "Aku tidak menciptakan neraka bagi manusia," Yesus berkata. Maka aku bertanya kpdNya, "Lalu mengapa manusia ada di sini, Tuhan?" Ia menjawab, " Putri, Aku menciptakan neraka bagi Satan dan malaikat-malaikatnya, yaitu para setan-setan; Matius 25:41 tetapi, karena dosa dan kurangnya pertobatan, manusia berakhir di tempat ini, dan lebih banyak yg binasa daripada mereka yg mencapai kemuliaanKu!" Matius 7:14. Ia terus menangis dan itu sangat menyakitiku melihat bagaimana Ia menangis. " Putri, Aku memberikan hidupKu bagi manusia, sehingga mereka tdk akan binasa, sehingga mereka tdk akan berakhir di tempat ini. Aku memberikan hidupKu dgn kasih dan belas kasihan, sehingga manusia akan menuju pertobatan dan dapat masuk Kerajaan Surga." Yesus akan mengerang seperti seseorang yg tidak dapat lagi menahan rasa sakitnya, itulah banyaknya rasa sakit saat Ia melihat orang-orang itu di sini.
Bersama Yesus, membuatku merasa aman. Aku berpikir, "Jika aku melepaskan Tuhan, aku akan terjebak di sini!" Aku bertanya, "Yesus, apakah aku memiliki saudara di tempat ini." Ia memandangku ketika aku menangis dan Ia berkata, "PutriKu, Aku bersamamu,” karena aku begitu ketakutan. Ia membawaku ke sel yg lain. Aku tidak dpt membayangkan melihat seseorang saudaraku di dlm sel itu. Aku melihat wanita ini tersiksa, ia memiliki cacing-cacing yg akan memakan wajahnya, dan setan-setan akan menghujamkan tombak tertentu ke tubuhnya. Ia akan berteriak, "Tidak, Tuhan, kasihanilah aku, tolong, bawa aku keluar dari tempat ini utk satu menit!"
Di Neraka, orang-orang akan tersiksa dgn ingatan-ingatan yg mereka lakukan di Bumi. Para setan akan memperolok mereka dan mengatakan, ”Sembah dan pujilah karena inilah kerajaanmu!" dan orang-orang tsb akan menjerit mengingat bahwa mereka mengenal Tuhan, karena mereka mengenal FirmanNya. Mereka yg mengenal Tuhan tersiksa dua kali lipat.
Tuhan berkata, "Tidak ada kesempatan lagi [bagi mereka yg di sini]; masih ada kesempatan bagi mereka yg hidup." Aku bertanya kpdNya, "Tuhan, mengapa nenek buyutku ada di sini? Aku tidak tahu bahwa ia pernah mengenalMu. Mengapa ia ada di neraka, Tuhan?" Ia menjawab, "Putri, ia ada di sini karena ia gagal utk mengampuni... Putri, ia yg tidak dapat mengampuni, Aku juga tdk akan mengampuninya."
Aku bertanya, "Tuhan, tetapi Engkau dapat mengampuni, dan Engkau penuh dgn belas kasihan." Dan Ia menjawab, "Ya, Putri, tetapi itu perlu utk mengampuni, karena mereka tidak dapat mengampuni banyak orang dan itu sebabnya ada banyak orang di tempat ini, karena mereka gagal utk mengampuni... Pergi dan beritahukan manusia bahwa ini saatnya utk mengampuni, dan terutama umatKu, banyak dari umatKu yg tidak dapat mengampuni. Beritahukan mereka utk membuang dari diri mereka dendam, kekecewaan, kebencian dari hati mereka, karena inilah waktunya utk mengampuni! Jika kematian menjadi kejutan bagi orang yg telah gagal utk mengampuni, maka orang itu akan pergi ke neraka, karena tidak ada seorangpun yg dapat membeli kehidupan." Ketika kami meninggalkan tempat itu, nenek buyutku telah ditelan oleh api dan ia menjerit, "Aaaah," dan mulai menghujat nama Allah, ia akan mengutuki Dia; setiap orang di neraka menghujat melawan Allah.
Ketika kami meninggalkan tempat itu, aku dapat melihat neraka penuh dgn jiwa yg tersiksa. Banyak orang akan mengulurkan tangan mereka keluar, memohon Yesus untuk menolong mereka dan membawa mereka keluar dari sana. Tetapi Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka dan mereka akan mulai menghujat Allah. Kemudian Yesus akan menangis dan berkata, “Ini menyakitkan Aku untuk mendengar mereka, itu menyakitkanKu melihat apa yang mereka lakukan, karena Aku tidak bisa lagi berbuat apapun bagi mereka. Apa yg akan Kuberitahukan padamu adalah bahwa Aku masih mempunyai kesempatan bagi dia yang masih di Bumi, yang belum mati, yang masih hidup; ia masih memiliki waktu untuk bertobat!”

Bumi, yang belum mati, yang masih hidup; ia masih memiliki waktu untuk bertobat!”

Tuhan mengatakan kepadaku ada banyak orang terkenal di neraka, dan juga banyak orang yang tahu tentang Tuhan. Ia berkata, "Aku akan menunjukkan kepadamu bagian lain dari tungku." Kami datang ke suatu tempat di mana seorang wanita dikelilingi oleh api. Ia dalam siksaan yang besar dan akan menjerit, memohon kpd Tuhan untuk belas kasihan. Yesus menunjuk kpdnya dengan tanganNya dan berkata, "Putri, wanita yang engkau lihat di sana, yg dikelilingi oleh api, adalah Selena." Ketika kami mulai semakin dekat, ia berteriak, "Tuhan, kasihanilah aku, maafkan aku Tuhan, bawa aku keluar dari tempat ini!" Tetapi Tuhan memandangnya dan berkata," Sudah terlambat, sudah terlalu terlambat. Engkau tidak dapat bertobat sekarang."
Ia melihatku dan berkata, "Tolong, aku mohon, pergi beritahu orang-orang tentang ini, tolong berbicara dan jangan diam, pergi dan beritahu mereka untuk tidak datang ke tempat ini, pergi dan beritahu mereka untuk tidak mendengarkan laguku, atau menyanyikan lagu-laguku." Jadi aku bertanya padanya, "Kenapa kau ingin aku pergi dan mengatakannya?" Dan ia menjawab, "Karena setiap kali orang bernyanyi dan mendengarkan lagu-laguku, aku bahkan lebih tersiksa, orang yang melakukan hal ini, yang bernyanyi dan mendengarkan lagu-laguku, sedang berjalan ke tempat ini. Tolong, pergi beritahukan mereka untuk tidak datang ke sini, pergi beritahukan mereka bahwa neraka itu nyata!" Ia akan menjerit dan setan-setan akan melemparkan tombak dari jauh ke dalam tubuhnya dan ia akan menangis, "Tolong aku, Tuhan, kasihanilah aku, Tuhan!" Tapi sayangnya, Tuhan berkata, "Ini adalah terlambat."
Aku melihat seluruh daerah itu, penuh dengan penyanyi dan seniman yang telah meninggal. Yang mereka lakukan adalah menyanyi dan menyanyi, mereka tidak akan berhenti bernyanyi. Tuhan menjelaskan, " Putri, orang yang ada di sini, harus terus melakukannya di sini, apa pun yang mereka lakukan di bumi, jika mereka tidak bertobat."
Ketika aku sedang mengamati daerah itu, aku melihat banyak setan yang menumpahkan turun beberapa jenis hujan. Aku benar-benar pikir itu hujan. Tapi aku melihat orang-orang di dlm api melarikan diri dari hujan dan berteriak, "Tidak, tolong aku, Tuhan! ...Tidak, ini tidak bisa," dan setan akan tertawa dan mengatakan kepada orang-orang itu, "Pujilah dan menyembahlah karena ini adalah kerajaanmu selama-lamanya!" Aku melihat api dan cacing orang-orang itu akan meningkat bertambah banyak! Tidak ada air di sana, itu adalah belerang yang akan menambahkan api dan meningkatkan penderitaan setiap orang. Aku bertanya kepada Yesus, "Apa yang terjadi...Tuhan, apa ini?" Tuhan menjawab, "Ini adalah upah dari siapapun yang tidak bertobat." (Mazmur 11:6)

Lalu Tuhan membawaku ke tempat dimana ada seorang yang sangat terkenal. Sebelumnya, aku biasanya hidup sebagai seorang gadis muda Kristen yang berpikiran ganda. Dulu aku berpikir bahwa setiap orang yang mati akan pergi ke Surga, bahwa mereka yang merayakan misa, juga akan masuk surga, tapi aku salah. Ketika Paus Yohanes Paulus II meninggal, teman-teman dan kerabat akan memberitahuku bahwa ia telah pergi ke surga. Semua berita di TV, pada Extra dan banyak tempat lainnya akan berkata, "Paus Yohanes Paulus II telah meninggal, semoga ia beristirahat dalam damai. Ia sekarang bersukacita dengan Tuhan dan malaikat di surga" dan aku percaya semua itu. Tapi aku hanya menipu diriku sendiri, karena aku melihat dia di neraka, yang tersiksa oleh api. Aku menatap wajahnya, itu adalah Yohanes Paulus II (John Paul II)!! Tuhan berkata padaku, "Lihat, Putri, pria yang engkau lihat itu di sana, adalah Paus Yohanes Paulus II. Ia ada di sini di tempat ini; ia sedang tersiksa karena ia tidak bertobat."
Tapi aku bertanya, "Tuhan, mengapa ia ada di sini? Ia biasa berkhotbah di gereja." Yesus menjawab, " Putri, tidak ada pezinah, tidak ada penyembah berhala, tidak ada orang yang serakah dan tidak ada pendusta yg akan mewarisi Kerajaan-Ku." (Efesus 5:5) Aku menjawab, "Ya, aku tahu itu benar, tapi aku ingin tahu mengapa ia ada di sini, karena ia biasa berkhotbah kepada banyak orang!" Dan Yesus menjawab, "Ya, Putri, ia mungkin telah mengatakan banyak hal, tetapi ia tidak pernah berbicara kebenaran seperti yg ada. Ia tidak pernah mengatakan kebenaran dan mereka tahu kebenaran dan meskipun ia tahu kebenaran, ia lebih menyukai uang daripada berkhotbah tentang keselamatan. Ia tidak akan menawarkan kenyataan; tidak akan mengatakan bahwa neraka itu nyata dan surga juga ada; Putri, sekarang dia ada di sini di tempat ini."
Ketika aku melihat pria ini, ia memiliki ular besar dengan jarum-jarum, melilit tenggorokannya, dan ia akan mencoba utk melepasnya. Aku memohon dengan Yesus, "Tuhan, bantulah dia!" Pria itu akan berteriak, "Tolong aku, Tuhan, kasihanilah aku, bawa aku keluar dari tempat ini, maafkan aku, aku bertobat, Tuhan! Aku ingin kembali ke bumi, aku ingin kembali ke bumi untuk bertobat." Tuhan mengamati dia dan berkata kepadanya, "Engkau sangat tahu dgn baik. Engkau tahu benar bahwa tempat ini nyata... Sudah terlambat; tidak ada kesempatan lagi untukmu."

Tuhan berkata, "Dengar, Putri, Aku akan menunjukkan kehidupan orang ini." Yesus menunjukkan layar besar di mana aku bisa mengamati bagaimana orang ini menawarkan misa berkali-kali kepada orang banyak. Dan bagaimana orang-orang yang ada begitu menyembah berhala. Yesus berkata, "Dengar, Putri, ada banyak penyembah berhala di tempat ini. Penyembahan berhala tidak akan menyelamatkan, Putri. Aku satu-satunya yang menyelamatkan, dan di luar Aku, tidak ada yang menyelamatkan. Aku mengasihi pendosa, tetapi aku benci dosa, Putri. Pergi dan beritahukan manusia bahwa aku mengasihi mereka dan bahwa mereka perlu datang kepada-Ku."
Ketika Tuhan sedang berbicara, aku mulai melihat bagaimana orang ini menerima banyak sekali koin dan uang kertas; uang, semua yang dia akan simpan. Ia punya begitu banyak uang. Aku melihat gambar orang ini duduk di atas takhta, tetapi aku juga bisa melihat lebih dari itu. Memang benar bahwa orang-orang ini tidak menikah, aku dapat meyakinkanmu, aku tidak mengada-ada, Tuhan menunjukkan kepadaku, orang-orang itu tidur dengan biarawati; dengan banyak perempuan di sana!
Tuhan menunjukkan kepadaku orang-orang ini hidup dalam percabulan, dan Firman mengatakan bahwa pezinah tidak akan mewarisi Kerajaan-Nya. Saat aku sedang menonton semua ini, Tuhan berkata, "Lihat Putri, semua ini yang aku tunjukkan kpdmu adalah apa yang terjadi, apa yang ia jalani dan apa yang terus terjadi di antara banyak orang, di antara banyak imam dan paus yang ada." Kemudian ia berkata, "Putri, pergi dan beritahukan manusia bahwa sudah waktunya untuk berbalik kpdKu."
Tuhan menunjukkan kpdku sebuah tempat di mana banyak orang berjalan ke neraka. Aku bertanya padaNya, "Tuhan, bagaimana mereka berjalan kaki ke tempat ini?" Ia menjawab, "Aku akan menunjukkan." Ia menunjukan sebuah terowongan dengan banyak orang berjalan melewatinya. Orang-orang ini dirantai dari tangan hingga kaki. Mereka berpakaian hitam dan membawa beban di punggung mereka. Yesus berkata, "Lihatlah Putri, orang-orang yang engkau lihat di sana, orang-orang itu belum mengenal Aku. Apa yang mereka bawa di punggung mereka adalah dosa, tapi pergi dan beritahukan mereka untuk mengubah beban mereka kepada-Ku, dan Aku akan memberikan mereka istirahat; bahwa Akulah Dia yang mengampuni segala dosa mereka... Putri, pergi dan beritahukan orang-orang untuk datang kepadaKu, karena Aku menunggu mereka dengan tangan terbuka, dan pergi beritahu mereka bahwa mereka sedang berjalan ke tempat ini."

Saat aku sedang menonton orang-orang berjalan, aku berkata, "Tuhan, orang di sana adalah sepupuku, pemuda itu adalah sepupuku, Tuhan, dan gadis muda itu yg turun juga sepupuku, keluargaku akan datang ke tempat ini!" Dia menjawab, "Putri, mereka berjalan ke tempat ini, namun pergi dan beritahu mereka ke mana mereka berjalan, pergi dan beritahu mereka mereka berjalan ke neraka. Pergi dan beritahu mereka bahwa Aku telah memilihmu sebagai penjagaKu... Aku telah memilihmu sebagai penjagaKu, karena itu berarti engkau mengatakan kebenaran. Engkau harus pergi dan beritahu semua yg telah Aku tunjukkan kpdmu. Jika engkau tidak berbicara dan sesuatu terjadi kepada orang itu, darahnya akan ditumpahkan ke atasmu, tetapi jika engkau pergi dan melakukan seperti yang telah Aku katakan, maka orang tersebut memiliki pertanggungjawaban denganku. Jika orang tersebut tidak bertobat, maka tanggung jawab yg ada padamu akan diangkat, karena pertanggungjawaban itu akan berdiam pada orang itu dan darahnya tidak akan ditumpahkan ke atasmu. (Yehezkiel 3:18)"
Yesus mengatakan kepadaku bahwa banyak orang terkenal sedang berjalan ke tempat itu, orang-orang terkenal dan penting. Ambil contoh, Michael Jackson. Orang ini terkenal di seluruh dunia tetapi ia adalah seorang pengikut setan. Meskipun banyak orang mungkin tidak melihat seperti itu, tapi itu adalah kebenaran. Orang ini memiliki perjanjian setan: ia datang pd kesepakatan dengan iblis demi mencapai ketenaran dan menarik banyak penggemar.
Langkah-langkah tarian yang ia dilakukan, itulah caraku melihat setan-setan berjalan sambil menyiksa orang di neraka. Mereka akan bergeser mundur dan tidak bergerak maju, sementara mereka berteriak; menikmati penderitaan yang mereka jatuhkan pada orang-orang. Biarkan aku memberitahumu bahwa Michael Jackson di neraka. Tuhan menunjukkannya kpdku setelah Michael meninggal. Ia membiarkan aku melihat Michael Jackson disiksa di dalam api. Aku menangis kepada Yesus, "Mengapa?" Tidak mudah untuk melihat bagaimana orang ini sedang disiksa dan bagaimana ia akan berteriak. Siapapun yang mendengarkan lagu-lagu Michael Jackson atau bernyanyi dgn mereka atau penggemar Michael Jackson, aku memperingatkan engkau bahwa setan telah menjebak engkau dlm jaringnya sehingga engkau akan berakhir di neraka. Saat ini, tinggalkan dalam nama Yesus! Yesus ingin membebaskan engkau, sehingga engkau tidak akan terhilang.
Tuhan berkata, "Putri, ada juga orang yang mengenalKu, yang sedang berjalan ke tempat ini." Aku bertanya, "Tuhan, bagaimana mungkin orang yang mengenalMu juga datang ke sini?" Ia menjawab, "Orang yang telah meninggalkan jalan-jalanKu dan orang yang menjalani kehidupan ganda." Ia mulai menunjukkan aku orang-orang yang berjalan ke neraka. Mereka terikat dari tangan mereka ke kaki mereka.
Mereka masing-masing mengenakan pakaian putih, tetapi itu robek, kotor dan kusut. Yesus berkata, "Putri, lihatlah bagaimana umatKu telah berjalan menjauh dari Aku. Putri, aku ingin memberitahu engkau bahwa Aku tidak datang untuk orang-orang ini. Aku datang bagi orang-orang kudus, yg siap, tanpa cacat, tanpa kerutan dan tanpa kecemaran... Pergi dan beritahu mereka untuk kembali ke jalan semula." (Ef. 5:26-27) Aku mulai melihat banyak dari paman-pamanku dan banyak orang-orang lain yang telah berjalan menjauh dari jalan Tuhan. "Pergi dan beritahu mereka bahwa Aku menunggu mereka, untuk menyerahkan beban mereka kepada-Ku, dan Aku akan memberikan mereka istirahat." Yesus menangis, "Putri, mereka akan datang dengan cara ini. Pergi dan beritahu pamanmu; pergi dan beritahu kerabatmu bahwa mereka akan datang dengan cara ini. Putri, banyak yang tidak mempercayaimu, tetapi Aku adalah saksi setiamu, Akulah saksi setiamu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Bahkan jika mereka tidak percaya, Putri, pergi dan beritahukan mereka kebenaran, karena Aku bersamamu, Aku juga akan menunjukkan kepadamu, Putri, bagaimana orang-orang tiba di tempat ini."
Kami pergi ke sebuah terowongan di mana terdapat banyak orang jatuh ke jurang maut. Bukan 1000, bukan 2000, tetapi sebanyak pasir di laut, tak terhitung jumlahnya. Mereka jatuh dlm sedetik, seperti segenggam pasir yang dilemparkan ke bawah. Jiwa-jiwa itu jatuh dengan pesat. Yesus menangis, Ia berkata, "Putri, ini adalah bagaimana manusia binasa; inilah bagaimana mereka terhilang... Putri, hal itu menyakitkanKu utk melihat bagaimana manusia binasa"
Yesus berkata, "Setan-setan juga mengadakan pertemuan di tempat ini." Dan aku berkata, "Setan mengadakan pertemuan?" Yesus berkata, "Ya, Putri, mereka bertemu untuk merencanakan, untuk merencanakan apa yang akan mereka lakukan kpd manusia. Mereka mengadakan pertemuan rahasia setiap hari." Dan dengan itu, Yesus membawaku ke sebuah sel, di mana aku melihat sebuah meja kayu dengan kursi-kursi di sekelilingnya. Dan ada para setan - semua jenis setan. Yesus menjelaskan, "Putri, mereka sekarang berencana untuk pergi dan menghancurkan keluarga pendeta, para misionaris, para penginjil dan semua orang yang mengenal Aku. Putri, mereka ingin menghancurkan mereka; mereka memiliki banyak anak panah"
Setan-setan akan tertawa dan mengejek dan berkata, "Mari kita hancurkan manusia dan bawa ke tempat hal ini." Yesus berkata, "Pergilah dan katakan pada mereka bahwa aku bersama mereka. Katakan kepada mereka untuk tidak meninggalkan pintu terbuka, untuk tidak meninggalkan tempat bagi setan, karena setan berjalan di sekitar seperti singa yg mengaum, mencari orang yg dpt ia telan.(1Petrus 4:18 )" Tetapi Firman itu mengatakan, "ia berjalan seperti ", karena Singa yg sesungguhnya, adalah Singa Yehuda, Yesus Kristus dari Nazaret (Wahyu 5:5)! Yesus berkata, "Putri, mereka terutama ingin menghancurkan para gembala; keluarga" Aku bertanya, "Mengapa mereka ingin menghancurkan keluarga para gembala?" Dan Yesus menjawab, "Karena mereka bertanggung jawab atas ribuan orang yang merupakan domba yg berlipat-lipat, domba yg berlipat-lipat yg Tuhan telah berikan kpd mereka. Mereka ingin orang-orang ini kembali ke dunia lagi; melihat ke belakang dan berakhir di neraka... Pergi dan beritahukan para gembala untuk berbicara kebenaran. Pergilah dan katakan pd mereka untuk memberitakan kebenaran dan untuk berbicara segala sesuatu yang Aku katakan pd mereka dan untuk tidak pernah menyimpannya bagi diri mereka sendiri apa yang Aku katakan kepada mereka!"
Ketika kami meninggalkan tempat itu dan la berkata, "Aku ingin menunjukkan hal lain... Ada juga anak-anak di tempat ini." Dan aku menjawab, "Anak-anak di tempat ini, Tuhan? Mengapa ada anak-anak di sini? Firman-Mu mengatakan, Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." (Matius 9:14) Yesus menjawab, " PutriKu, itu benar, yang demikian adalah Kerajaan Surga, tetapi anak itu harus datang kepada-Ku, karena ia yang datang kepada-Ku tidak akan Kubuang" (Yohanes 6:37). Seketika, Tuhan menunjukkan kepadaku seorang anak berusia delapan tahun tersiksa di dalam api. Anak itu menangis, "Tuhan kasihanilah aku, bawa aku keluar dari tempat ini, aku tidak ingin berada di sini!" la terus menangis dan menjerit. Aku melihat setan di sekitar anak ini, yang menyerupai tokoh-tokoh kartun. Ada Dragon, Boyz, Ben 10, Pokémon, Doral, dll. "Tuhan, mengapa anak ini di sini?" Yesus menunjukkan layar besar dari kehidupan anak ini. Aku melihat bagaimana ia akan menghabiskan seluruh waktunya di depan TV, menonton kartun-kartun ini.
Yesus berkata, "Putri, animasi kartun ini, film-film itu, opera sabun yang dilihat setiap hari di TV merupakan instrumen setan untuk menghancurkan manusia... Lihatlah, Putri bagaimana ini datang terjadi." Aku melihat bagaimana anak itu memberontak dan tidak taat kepada orang tuanya. Ketika orang tuanya berbicara kepadanya, ia akan melarikan diri, melempar sesuatu dan tidak mematuhi mereka. Setelah ini terjadi, sebuah mobil melindasnya dan mengakhiri hidupnya. Yesus berkata, "Sejak itu, ia telah berada di tempat ini."
Aku menatap anak itu ketika dirinya sedang tersiksa. Yesus berkata, "Putri, pergi dan katakan kepada para orang tua untuk mengarahkan anak mereka seperti merupakan tertulis dalam Firman-Ku. (Amsal 22:6)" Firman Tuhan itu nyata, memberitahu kita untuk memperbaiki anak dengan tongkat, tetapi tidak setiap saat, hanya ketika anak itu tidak taat kepada orang tuanya. (Amsal 22:15)
Tuhan mengatakan padaku sesuatu yang sangat sedih dan sangat menyakitkan. Ia berkata, "Putri, ada banyak anak-anak di tempat ini karena kartun animasi, karena pemberontakan." Aku bertanya kepadaNya, "Tuhan, mengapa animasi kartun dipersalahkan untuk hal ini?" Dan Ia menjelaskan, "Karena mereka adalah setan-setan yang membawa pemberontakan, ketidaktaatan, kepahitan dan kebencian kepada anak-anak; dan para setan lain memasuki anak-anak ini, sehingga mereka tidak melakukan hal-hal yang baik, tetapi melakukan apa yang buruk: apapun yg anak-anak lihat di TV, mereka ingin melakukannya dalam kenyataan." Neraka ada, neraka adalah nyata, dan bahkan anak-anak harus memutuskan dengan siapa mereka akan pergi. Aku berkata, "Tuhan, katakan pdku, mengapa ada anak-anak di tempat ini?" Dan Yesus menjawab, "Begitu anak-anak memiliki pengetahuan bahwa ada surga dan neraka, maka mereka memiliki tempat untuk memilih."

Temukan saya di :
TUHAN YESUS MEMBERKATI
Read more